Wednesday, 13 April 2016

Contoh Replying to Inquiries Dengan Model Block Style

Nama   : Raka Aldiwanto    Model   : Block Style
Kelas   : 3EB25
NPM   : 27213206






PT. MULTI JAYA ABADI
Jln. Mapilindo Raya 34 - 36
SURABAYA 10460
_____________________________________________________________________________________

Your Ref               : RA/LG/12C                                                                                        7th April, 2016
Our Ref                 : DS/RS/21D


Mr. Raka Aldiwanto
Purchase Manager
Martabayu Insan Prima
Jln. K. H. Noor Ali No. 38
Bekasi


Dear Mr. Raka,
Thank you for your letter of 10 March, inquirying about our catalogues of our complete range of the ledies shoes, price-list and terms of payment.

We are pleased to enclose our new catalogues, price-list and terms of payment together with samples of our promotional products.

We hope you will find our prices and terms statisfactory and look forward to receiving your first order.



Yours sincerely,



Doddy Suryanto
Sales Manager

Wednesday, 16 March 2016

Contoh Full Block Style Pada Surat Bisnis


Nama    :Raka Aldiwanto                               Model   : Full Block Style
NPM      : 27213206
Kelas     : 3EB25

MARTABAYU INSAN PRIMA COMPANY
Jln. K.H. Noor Ali No. 38
BEKASI 10240
                                                                                                                                                                   



Ref         : RA/LG/12C
10th  March, 2016

Mr. Doddy Suryanto
Sales Manager
PT. Multi Jaya Abadi
Jln. Maplindi Raya No 34 – 36
Surabaya

Dear Mr. Suryanto,
We visited your stand at the Indonesian Trade Fair which was held in Jakarta a few days ago and I was very interested in your Montana Ladies’ Shoes displayed at the Fair.

I should be pleased if you would send me your catalogues of your complete range of the ledies shoes, price-liest and term of payment. If they are competitive and the terms of payment are satisfactory, we may place our regular order  in the future.
We appreciate your prompt reply.

Yours faithfully,

Raka Aldiwanto
Purchase Manager

Sunday, 29 November 2015

Proses Penyusunan Karya Tulis Ilmiah



A.    Tahapan Pembuatan Karya Ilmiah
Dalam menyusun karya ilmiah ada berbagai tahapan yang diperlukan antaralain adalah sebagai berikut :

1.      Tahap Persiapan
Pada tahap persiapan, penulis suatu karya ilmiah harus mempersiapkan topik. Hal ini berarti penulis harus menentukan apa yang dibahas dalam tulisan. Kadang-kadang topik ditentukan oleh dosen, tetapi kadang pemilihan topik ditentukan oleh mahasiswa itu sendiri secara bebas. Topik dapat dipilih misalnya mengenai persoalan kemasyarakatan,  pertanian, manajemen, sumber daya manusia, hukum, dan sebagainya. Tahap persiapan atau prapenulisan adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.
Dalam tahap persiapan dilakukan:

a.    Pemilihan masalah atau topik dan mempertimbangkan
·      Topik yang akan di pilih harus yang ada di sekitar penulis.
·      Topik yang di pakai harus topik yang paling menarik dari topik yangada.
·      Pembahasan harus terpusat pada segi lingkup sempit dan terbatas.
·      Memilki data dan fakta yang obyektif dan mencukupi
·      Harus diketahui prinsip-prinsip ilmiahnya meskipun sedikit.
·      Harus memiliki sumber acuan atau bahan kepustakaan yang bisa dijadikan referensi.

b.    Pembatasan topik atau penentuan judul
·      Pembatasan topik harus dilakukan sebelum penulisan karya ilmiah dilakukan.
·      Penentuan judul dapat dilakukan sebelum penulisn karya ilmiah atau setelah selesai  penulisan karya ilimiah tersebut.
·      Penentuan judul karya ilmiah harus dapat menjawab dari pertanyaan yang mengandungunsure 4W + 1H yakni what (apa), why (kenapa), who (siapa), where (dimana) dan how (bagaimana).
·      Pembuatan kerangka karangan (outline)
·      Membimbing untuk memulai menyusun kerangka karangan.
·      Membuat pedoman penulisan karya ilmiah sehingga tidak menjadi tumpang tindih dalam penulisannya.
·      Pembuatanrencana daftar isi dari karya ilmiah. 2.

2.      Tahap Pengumpulan Data
Tahap pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan peristiwa, mencari informasi melalui wawancara informan, mencari informasi melalui pencatatan dokumen dalam kartu data, melakukan eksperimen di laboratorium, melakukan rekaman audio, dan catatan lapangan yang lengkap yang diperlukan dalam tahap-tahap penelitian. Pada tahap pengumpulan data hal yang di lakukan antara lain sebagai berikut :

a.       Pencarian berbagai keterangan dari bahan bacaan atau referensi tentang karya tulis yang kita buat.
b.      Pengumpulan keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui masalah yang akan dijadikan tema dalam karya ilmiah.
c.       Pengamatan langsung (observasi) ke obyek yang akan diteliti dan dijadikan tema dari karya ilmiah.Melakukan percobaan di labolatorium atau pengujian data di lapangan.

3.      Tahap Pengorganisasian atau Pengonsepan
Setelah kita mengumpulkan berbagai data yang kita peroleh, maka tahap selanjutnya tahap pengonsepan data. Pada tahap pengonsepan ini adalah kita melakukan penyeleksian data yang kita peroleh dari berbagai refensi dan sumber media yang membantu proses dalam karya ilmiah kita dan kemudian kita mengelompokan bahan dari berbagai referensi.
Pengelompokan bahan untuk mengorganisasikan bagian mana yang akan temasuk dalam karya ilmiah, data yang telah terkumpul diseleksi kembali dan dikelompokan sesuai jenis, sifat dan bentuk data.
Pengkonsepan karya ilmiah dilakuakn sesuai dengan urutan dalam kerangka karangan yang telah ditetapkan.

4.      Tahap Penyuntingan Konsep
Sebelum mengetik konsep, penelitian harus memeriksa data yang sudah dianalisis tersebut. Hal-hal yang tidak koheren atau penjelasan yang berulang-ulang dapat diedit. Pada tahap ini bertujuan untuk Melengkapi data yang dirasa masih kurang. Membuang dan mengedit data yang dirasa tidak relevan serta tidak cocok dengan  pokok bahasan karya ilmiah.
Mengedit setiap kata-kata dalam karya ilmiah untuk menghindari penyajian bahan- bahan secara berulang-ulang atau terjadi tumpang tindih antara tulisan satu dengan tulisan yang lain. Mengedit setiap bahasa yang ada dalam karya ilmiah untuk menghindari pemakaian  bahasa yang kurang efektif, contoh dalam penyusunan dan pemilihan kata,  penyesuaian kalimat, penyesuaian paragraph, maupun penerapan kaidah ejaan sesuai EYD.

5.      Tahap Penyajian
Dalam tahap penyajian, peneliti siap menyusun karya ilmiah tersebut untuk dibaca orang lain. Maka, penataan segi teknis dan materi harus diperhatikan dengan cermat oleh  peneliti karya ilmiah. Teknik penyajian karya ilmiah harus dengan memperhatikan :

a.       Segi kerapian dan kebersihan karya ilmiah itu.
b.       Tata letak (layout) unsure-unsur dalam format karya ilmiah, misal pada halaman  pembuka, halaman judul, daftar isi, daftar table, daftar grafik, daftar gambar, daftar pustaka, dll.

Reff :